Menyingkap Akuntabilitas Laut: Blue Accounting sebagai Strategi Legitimasi dan Pertanggungjawaban Stakeholder dalam Ekonomi Biru Berkelanjutan

Penulis

  • Kiki Berlian Sari Universitas Tadulako
  • Iren Citra Dewi Universitas Tadulako
  • Nina Yusnita Yamin Universitas Tadulako
  • Nina Yusnita Yamin Universitas Tadulako
  • Selmitha Paranoan Universitas Tadulako
  • Betty Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.55382/jurnalpustakaaktiva.v6i1.1995

Kata Kunci:

Blue Accounting, Teori Legitimasi, Teori Stakeholder, Akuntansi Lingkungan, Ekonomi Biru

Abstrak

Artikel ini bertujuan menganalisis konsep blue accounting dalam perspektif teori legitimasi dan teori stakeholder sebagai landasan akuntabilitas organisasi yang memanfaatkan sumber daya kelautan. Kajian ini penting karena ekonomi biru tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi maritim, tetapi juga menuntut tanggung jawab organisasi dalam mengukur, mencatat, mengungkapkan, dan mempertanggungjawabkan dampak sosial, ekonomi, dan ekologis aktivitasnya terhadap ekosistem laut serta masyarakat yang bergantung padanya. Penelitian menggunakan metode studi literatur kualitatif dengan pendekatan systematic narrative review. Data diperoleh dari 25 sumber ilmiah dan regulatif yang relevan, meliputi artikel jurnal, buku, standar pelaporan keberlanjutan, dan dokumen konseptual terkait blue accounting, ocean accounting, akuntansi lingkungan, teori legitimasi, dan teori stakeholder. Analisis dilakukan melalui reduksi data, pengodean tematik, pemetaan kesenjangan penelitian, sintesis teoritis, dan penyusunan model konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blue accounting merupakan pengembangan akuntansi lingkungan yang berfokus pada pencatatan aset kelautan, biaya lingkungan laut, manfaat ekosistem, risiko iklim pesisir, serta pengungkapan dampak ekonomi, sosial, dan ekologis organisasi. Teori legitimasi menjelaskan fungsi blue accounting sebagai sarana memperoleh dan mempertahankan legitimasi sosial, sedangkan teori stakeholder menekankan perannya sebagai instrumen pertanggungjawaban kepada berbagai pemangku kepentingan. Integrasi kedua teori menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tujuan dan arah pengungkapan informasi keberlanjutan berbasis kelautan.  

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Sari, K. B., Dewi, I. C. ., Yamin, N. Y. ., Yamin, N. Y. ., Paranoan, S. ., & Betty. (2026). Menyingkap Akuntabilitas Laut: Blue Accounting sebagai Strategi Legitimasi dan Pertanggungjawaban Stakeholder dalam Ekonomi Biru Berkelanjutan. Jurnal Pustaka Aktiva (Pusat Akses Kajian Akuntansi, Manajemen, Investasi, Dan Valuta), 6(1), 35–43. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakaaktiva.v6i1.1995