Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai <p><strong><span class="">Jurnal </span>Pustaka AI </strong>adalah sebuah jurnal <em>Double </em><em>blind peer-review</em> <span class="">yang didedikasikan</span> untuk publikasi hasil Penelitian yang berkualitas khusus bidang ilmu <strong>Teknologi Artificial Intelligence</strong> . Semua publikasi di <strong>Jurnal Pustaka AI</strong> bersifat akses terbuka yang memungkinkan <span class="">artikel </span>tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun. <strong><span class="">Jurnal </span>Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)</strong> menerima naskah artikel setiap saat yang akan diterbitkan secara berkala empat kali setahun yaitu pada bulan <strong>Maret, Juni, September,</strong> dan <strong>Desember</strong>.<br /><br /><strong><span class="">Jurnal </span>Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)</strong> <strong>Terakreditasi Sinta 4</strong> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, <strong>Nomor 10/C/C3/DT.05.00/2025.</strong></p> <p>Mulai Edisi <strong>Agustus 2025</strong>, Jurnal Pustaka AI menggunakan template baru (template 1 kolom). Bagi Author yang sudah mendownload template sebelumnya, silakan download template yang baru yang sudah disediakan di bagian menu <em>Template Article</em>.</p> id-ID Sel, 30 Jun 2026 21:43:00 +0700 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Segmentasi Pelanggan E-Commerce UMKM Indragiri Hilir Menggunakan Algoritma K-Means dan Analisis RFM https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/2096 <p><em>Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indragiri Hilir Regency (INHIL) play a strategic role in the local economy, particularly through the marketing of local specialty products such as dodol, crackers, and syrup. However, the majority of MSME operators still face challenges in optimally utilizing historical transaction data to formulate effective and measurable marketing strategies. This study aims to design and implement a web-based e-commerce system integrated with a smart customer segmentation module using a K-Means Clustering algorithm based on the Recency, Frequency, Monetary (RFM) metric. Methodologically, transaction data is extracted from a relational database using PHP (PDO) and MySQL. To ensure clustering accuracy, the data is processed through Min-Max Scaling normalization to eliminate scale bias between high-value nominal variables and low-frequency ones. The algorithm then calculates Euclidean distances to objectively group customers into three distinct segments. The system’s key advantage lies in its dynamic labeling mechanism (intelligent labeling), which automatically names clusters based on customer value scores, resulting in clear categories: “Loyal/Royal,” “Potential,” and “Needs Attention.” System testing results show that this platform successfully processes and visualizes customer data in real-time through an interactive and responsive analytics dashboard. This implementation not only modernizes the user interface but also provides concrete data-driven insights for business managers. Consequently, SME administrators can design personalized promotional strategies, improve customer retention, and significantly optimize revenue, while also serving as a practical reference for accelerating the digital transformation of SMEs in rural areas.</em></p> Zulrahmadi, Muhammad Jibril, Rifaldo Pratama Hak Cipta (c) 2026 Zulrahmadi, Muhammad Jibril, Rifaldo Pratama https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/2096 Sel, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Pemahaman dan Penerapan Pembelajaran Coding-AI: Sebuah Tinjauan Deskriptif https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/1508 <h1> </h1> <p><em>The era of Industry 4.0 has implications for every aspect of human life, including the development of digital technology. Advances in digital technology bring prosperity and convenience to human activities. Education should also respond to these changes as a step to prepare students to become graduates who are ready to participate in globalization. The Kurikulum Merdeka facilitates learning, one of which is through the coding and artificial intelligence (AI) approach. In its implementation, learning that utilizes coding and AI requires teachers to master digital technology so they can provide learning experiences aligned with students’ needs in today’s context.</em></p> <p><em>This study aims to analyze teachers’ understanding of coding and AI, as well as their application in learning within the context of the Kurikulum Merdeka in Catholic private elementary and secondary schools. The research uses a descriptive quantitative approach with a questionnaire administered to 29 teachers from three private elementary schools in Indonesia. The results indicate that teachers’ understanding of coding and AI varies; only 39.8% are able to introduce coding using simple media. Nevertheless, teachers show high motivation to learn coding and AI (86.2%).</em></p> <p><em>Coding and AI are strategic competencies for navigating the global digital ecosystem </em>[1]<em>. The findings indicate a need for continuous training, improved digital infrastructure, and curriculum innovation to ensure optimal educational transformation. Thus, the integration of coding and AI not only strengthens teachers’ digital literacy but also becomes an essential foundation in preparing students to face the challenges of the digital era.</em></p> <p>Keywords: <em>coding and AI, educational transformation</em>, <em>digital era</em></p> <h1>Abstrak</h1> <p>Era industri 4.0 membawa implikasi pada setiap aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah perkembangan teknologi digital. Kemajuan teknologi digital membawa kesejahteraan serta kemudahan bagi kehidupan manusia. Pendidikan seharusnya juga menyikapi hal ini sebagai langkah untuk mempersiapkan peserta didiknya untuk menjadi lulusan yang siap menjadi bagian dalam globalisasi. Kurikulum Merdeka memfasilitasi pembelajaran, salah satunya dengan pendekatan coding dan artificial intelligence (AI). Dalam penerapannya, pembelajaran dengan menggunakan pendekatan coding dan AI menuntut guru untuk menguasai teknologi digital sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik pada masa ini.</p> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru tentang coding dan AI, serta penerapannya dalam pembelajaran pada konteks Kurikulum Merdeka di sekolah dasar dan menengah swasta Katolik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa kuesioner yang diberikan kepada 29 guru dari tiga sekolah dasar swasta di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru tentang</em></p> <p>coding dan AI masih bervariasi; hanya 39,8% guru yang mampu mengenalkan coding menggunakan media sederhana. Meski demikian, guru menunjukkan motivasi tinggi untuk mempelajari coding dan AI (86,2%).</p> <p>Coding dan AI merupakan keterampilan strategis menuju ekosistem digital global [1]. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya kebutuhan akan pelatihan berkelanjutan, peningkatan sarana-prasarana digital, serta inovasi kurikulum guna memastikan transformasi pendidikan berjalan optimal. Dengan demikian, integrasi coding dan AI selain memperkuat literasi digital guru, juga menjadi fondasi penting dalam menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan era digital.</p> <p>Kata kunci: <em>coding dan AI</em>, transformasi pendidikan, era digital</p> Monica Presi Suwastina, Karolina Suryati Cendrakasih, Elfrida Didik Susilowati, Sebastianus Widanarto Prijowuntato Hak Cipta (c) 2026 Monica Presi Suwastina, Karolina Suryati Cendrakasih, Elfrida Didik Susilowati, Sebastianus Widanarto Prijowuntato https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/1508 Sel, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Aplikasi Pencatatan Keuangan Berbasis Voice Recognition dan LLM dengan LangChain https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/1777 <p><span style="font-weight: 400;">Pencatatan keuangan pribadi masih menjadi tantangan karena sebagian besar aplikasi yang tersedia mengharuskan pengguna memasukkan data transaksi secara manual. Proses tersebut sering dianggap tidak praktis sehingga pengguna enggan mencatat transaksi secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pencatatan keuangan pribadi bernama Finic yang mengintegrasikan teknologi voice recognition, Large Language Model (LLM), dan framework LangChain untuk memungkinkan pencatatan transaksi secara otomatis menggunakan bahasa alami. Sistem memungkinkan pengguna mencatat transaksi melalui perintah suara atau teks sederhana yang kemudian diproses dan dikategorikan secara otomatis. Aplikasi dikembangkan dalam bentuk Progressive Web App (PWA) dan memanfaatkan model LLaMA 3.1 yang dijalankan secara lokal menggunakan Ollama untuk memahami input pengguna serta melakukan analisis sederhana terhadap data transaksi. Proses pengembangan menggunakan metode Agile dengan beberapa tahap iteratif yang meliputi pengumpulan kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian pengguna. Evaluasi dilakukan melalui survei terhadap 103 responden dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi pencatatan transaksi dan membantu pengguna memahami pola pengeluaran mereka. Meskipun demikian, keterbatasan perangkat lokal menyebabkan waktu respons model LLM masih relatif lambat.</span></p> Nico Laia, Prya Artha Widjaja Hak Cipta (c) 2025 Nico Laia, Prya Artha Widjaja https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/1777 Sel, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Sistem Pakar Dengan Case Base Reasoning Dan Certainty Factor Untuk Diagnosa THT https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/1718 <p>Perbandingan jumlah dokter spesialis telinga hidung dan tenggorokan (THT) dengan jumlah provinsi di Indonesia adalah 1: 48 dokter spesialis THT. Penyakit yang dibahas dalam penelitian ini adalah penyakit <em>otitis media akut, presbikusis, vestibulitis, sinusitis, Faringitis, Tonsilitis, Perforasi Septum, Deviasi Septum, </em>dan<em> Abses Parafaringeal</em> dengan 40 gejala. Menurut dr.Nova Perdana Putra, Sp.THT-KL kesembilan penyakit yang disebutkan sebelumnya adalah penyakit yang biasa diderita oleh masyarakat Kerinci, Jambi. Tujuan dan Manfaat penelitian ini adalah mempermudah dan mempercepat pasien atau masyarakat dalam mendiagnosa awal 9 penyakit THT dan memberikan pengetahuan tentang penyakit yang kemungkinan diderita sebelum ke dokter THT serta membantu diagnosa awal yang dilakukan dokter THT.</p> <p>Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, studi literatur dan observasi berjumlah 150 data. Analisis yang dilakukan adalah analisis data, user dan kebutuhan sistem. Pada tahap perancangan sistem pakar dilakukan akuisisi pengetahuan, membuat tabel basis pengetahuan, membuat basis aturan, <em>Decision Tree</em>, membuat alur keputusan sistem dan perancangan basis data. Implementasi dilakukan dalam bentuk web sesuai dengan alur keputusan sistem dimulai dari menginputkan data (pasien dan gejala), <em>decision tree</em>, menghitung <em>similarity</em>, menghitung <em>certainty factor</em>, menyimpan data kasus baru, konfirmasi data, dan menampilkan hasil diagnosa. Tingkat akurasi sistem diuji menggunakan metode <em>accuracy</em> <em>testing</em>. Dalam Penelitian ini penentuan penyakit dengan kasus baru menggunakan kasus lama dapat diterapkan jika <em>similarity</em> gejala pada kedua kasus ? 80%. Penelitian ini telah diuji menggunakan 105 data uji kasus dan menghasilkan tingkat akurasi 93,33% yang berhasil didiagnosa oleh sistem dan disetujui oleh pakar THT dr. Nova Perdana Putra, Sp.THT-KL.</p> Rahmat Budiarsa, Nova Perdana Putra Hak Cipta (c) 2025 Rahmat Budiarsa, Nova Perdana Putra https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/1718 Sel, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Sistem Smart Door Lock Terintegrasi IoT dan Face Recognition Berbasis Edge Computing https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/1930 <p>Sistem keamanan pintu pengenalan wajah berbasis IOT saat ini sering mengalami latensi tinggi dan rentan gagal saat koneksi internet tidak stabil akibat pemrosesan data yang terpusat di cloud, sehingga memerlukan pemrosesan lokal (edge computing) agar respons otentikasi dan kendali jarak jauh menjadi lebih cepat dan real-time. Serta Penggunaan kunci Pintu fisik memiliki berbagai kelemahan, yaitu mudah hilang, rusak, atau diduplikasi. Oleh karena itu, Pada penelitian ini membahas rancangan dan implementasi edge computing sistem keamanan pintu dengan face recognition berbasis Internet of Things dengan kendali jarak jauh. Sistem ini menggunakan ESP32-CAM sebagai alat pengambil sampel wajah, NodeMCU ESP32 sebagai alat pengendali akuator, serta solenoid door lock sebagai mekanisme buka dan tutup pintu. Proses verifikasi wajah dilakukan secara lokal pada edge server menggunakan Python dan OpenCV tanpa menggunakan cloud, sehingga meningkatkan kecepatan respon dan keamanan data. Sistem ini juga dilengkapi dengan aplikasi Android sebagai kendali jarak jauh untuk membuka dan menutup pintu. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mengenali wajah yang terdaftar dengan baik, mengontrol pintu secara otomatis, serta mengakses pintu dari jarak jauh. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi keamanan pintu rumah yang lebih efektif, efisien dan modern.</p> ardi syawaldipa, Ideva Gaputra, Andre Febrian Kasmar, Dian Eka Putra Hak Cipta (c) 2026 ardi syawaldipa, Ideva Gaputra, Andre Febrian Kasmar, Dian Eka Putra https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/1930 Sel, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Implementasi Retrieval-Augmented Generation untuk Chatbot Layanan Pelanggan PT. GAWS Inti Solusi https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/1768 <p><em>Abstract </em></p> <p><em>The advancement of Artificial Intelligence (AI), particularly Large Language Models (LLMs), has enabled the development of more intelligent customer support chatbots. However, conventional LLM-based systems often suffer from issues such as hallucinated responses and limited context-awareness. This study aims to implement the Retrieval-Augmented Generation (RAG) model in a customer support chatbot to address the limitations of the existing customer service system at PT Gaws Inti Solusi. The system was developed using an Agile methodology through four iterative sprints, covering the setup of the development environment, RAG pipeline integration, UI/UX improvements, and system optimization. The proposed solution integrates LangChain, ChromaDB, and a locally deployed instruction-tuned LLM (mistral:instruct), along with a user-friendly chat widget and administrative dashboard. Evaluation results demonstrate that the RAG-based chatbot significantly improves response accuracy, reduces reliance on company leadership, and accelerates response times. The system effectively enhances the automation and efficiency of customer service processes, offering practical value for enterprise-level deployment</em></p> <p><em>Keywords: Chatbot, Retrieval-Augmented Generation, RAG, LLM, Customer Support, LangChain, ChromaDB, PT Gaws Inti Solusi</em></p> <h1>Abstrak</h1> <p>Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya Large Language Models (LLM), membuka peluang baru dalam pengembangan chatbot untuk layanan pelanggan. Namun, LLM konvensional masih menghadapi permasalahan seperti halusinasi informasi dan keterbatasan konteks. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Retrieval-Augmented Generation (RAG) dalam sistem chatbot guna mengatasi keterbatasan sistem layanan pelanggan di PT Gaws Inti Solusi. Metode pengembangan menggunakan pendekatan Agile dengan empat sprint iteratif yang meliputi setup lingkungan pengembangan, integrasi pipeline RAG, peningkatan UI/UX, serta optimasi sistem. Sistem yang dibangun memanfaatkan LangChain, ChromaDB, dan model LLM lokal (mistral:instruct) yang diintegrasikan dengan dashboard admin dan widget chatbot interaktif. Evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan RAG mampu meningkatkan akurasi respons, mengurangi ketergantungan pada pimpinan perusahaan, serta mempercepat waktu tanggap layanan pelanggan. Dengan demikian, sistem ini memberikan kontribusi nyata dalam otomatisasi dan efisiensi layanan informasi di lingkungan perusahaan</p> <p>Kata kunci: Chatbot, Retrieval-Augmented Generation, RAG, LLM, Layanan Pelanggan ,LangChain, ChromaDB, PT Gaws Inti Solusi</p> Verio Renedominick, Simon Prananta Barus Hak Cipta (c) 2025 Verio Renedominick, Simon Prananta Barus https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://pustakagalerimandiri.co.id/jurnalpgm/index.php/pustakaai/article/view/1768 Sel, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700